Sabtu, 26 Maret 2016

PSIKODIAGNOSTIK 1#pertemuanke3

hi guys selamat mlm gue akan ngebahas sedikit tentang psikodiagnostik pertemuan kemarin

penilaian psikologis paling berguna dalam pemahaman dan evaluasi kepribadian dan terutama masalah dalam hidup (Marnat,G., 2003).

di psikodiagnostik terdapat beberapa alat test yang sudah validitas dan reliabilitas
adapun menurut Marnat reliabilitas pada test mengacu .
pada tingkat stabilitas, konsistensi, prediktabilitas, dan akurasi.. 
  
Tujuan dari tes konstruktor adalah untuk mengurangi, sebanyak mungkin, tingkat
pengukuran kesalahan, atau fluktuasi acak.. masalah-masalah yang biasanya terjadi pada kesalahan test terdapat dua yaitu :
* tidak dapat dihindari, alam variasi dalam kinerja manusia. kemampuan variabel (intelijen, mekanik bakat, dll) menunjukkan perubahan bertahap yang dihasilkan dari pertumbuhan dan perkembangan, banyak ciri-cirikepribadian lebih sangat tergantung pada faktor-faktor seperti suasana hati.
* metode pengujian psikologis selalu tidak tepat.

menurut Urbina,reliabilitas didasarkan pada konsistensi dan presisi hasil proses pengukuran
Sedangkan reliabilitas dalampengukuran menyiratkan konsistensi dan presisi, kurangnya reliabilitas menyiratkan inkonsistensi dan ketidaktepatan, keduanya yang disamakan dengan pengukuran kesalahan.

adapun jenis-jenis reliabilitas adalah :
* Test-Retest Reliability
Alternate-Form Reliability
* Split-Half Reliability

Test-Retest Reliability
menurut Urbina, test- retest reliability adalah "The correlation between the scores obtained from the two administrations"  sedangkan menurut Marnat, test retest reliability adalah "Test-retest reliability is determined by administering the test and then repeating it on a second occasion"

ok sekian dulu postingan dari gue..
keep up to date and salam SMART..


Source : Marnat, G. (2003). Handbook of psycological assessment. 4th ed. US : Wiley & Sons
Urbina, S. (2014). Essentials of psycological testing. 2nd ed. US : Wiley & Sons


Tidak ada komentar:

Posting Komentar