Setengah Jam Kemudian
Kami semua sudah
selesai makan dan gue di ajak Aldo ke halaman belakang rumahnya, ada kolam
renang tp ga segede kolam renang rumah gue. Memang rumahnya Aldo kecil tp luas
bgt
Halaman Belakang
“ini halaman belakang
rumah gue. Lo tunggu sini ya, gue mw ke dlm dulu” kata Aldo sementara gue hanya mengangguk, saat
Aldo ke dlm gue lgsg duduk di pinggiran kolam. Saat gue sedang asik sendirian,
kakak kedua Aldo dateng menghampiri gue. “hai” kata kakak kedua Aldo sambil
menghampiri gue dan duduk di samping gue. “eh abang” kata gue sambil tersenyum,
kakaknya Aldo membalas senyuman gue. “teman sekolahnya Aldo ya?” tanya kakak
keduanya. “iya bang” jawab gue singkat. “namanya siapa?” tanya kakak kedua Aldo
sambil mengulurkan tangan ke arah gue. “Liora bang” jawab gue singkat. Suasana
hening sesaat. “abang siapa namanya?” tanya gue memulai percakapan kembali.
“Vino. Nama panjangnya Alvino Bram Prasetyo” kata kakak
keduanya Aldo, gue hanya bergeming. “kalo abang yg itu?” tunjuk gue kearah
kakak pertamanya Aldo, Vino langsung mengikuti arah tangan gue “oh itu namanya Yosefin Alditio” kata Vino ke gue, gue
kembali bergeming, tapi saat gue slalu termenung Vino selalu bisa buat gue
tertawa, saat kami tertawa-tawa Aldo dateng “hai kalian, kayaknya seru bgt.. lg
ke tawain apa sih?” kata Aldo menghampiri kami sambil duduk di samping kanan
gue. “kepo lo do hahaha” kata gue
sambil tertawa terbahak-bahak. “baru kali
ini gue ngeliat Liora tertawa lepas, makasih ya bang vino” batin Aldo
sambil tersenyum. “ehem” kata Vino sambil berdehem ketika ngeliat Aldo
senyum-senyum sambil ngeliatin gue, ketika Vino berdehem gue lgsg menoleh ke
arah Aldo. “ngapain lo ngeliatin gue sambil senyum-senyum?” kata gue sambil
mengernyitkan dahi. “mungkin dy suka kali dek sama kamu hahaha” kata Vino sambil
tertawa. “suka? Hahaha” kata gue sambil ikut tertawa. “apaan sih lo bang? Rese bgt” kata Aldo ngambek. “cie yg
ngambek hahaha” goda Vino ke Aldo, sementara gue hanya tertawa terbahak-bahak ngeliat raut wajahnya
Aldo. “Liora manis jg ya kl lg tertawa”
batin Vino. Ketika kami puas tertawa-tawa Vino ijin ke dalam. “kalian lanjut aja lg
ngobrolnya, aku ke dalam dulu ya” pamit Vino
ke gue dan Aldo. “kok ke dalam bang? Sini aja” kata gue, Vino hanya membalasnya
dgn senyuman lalu beranjak berdiri. “ada perlu, udah kalian berdua aja” kata
Vino lalu masuk ke dalam.
2 Jam Kemudian
Ga terasa gue main di
rumah Aldo hampir 2 jam, sekarang saatnya gue pamit, mw ga mw gue teringat
omongan Bu Nia buat suruh bawa orangtua ke sekolah, Aldo dari td merhatiin raut
wajah gue yg berubah. “knp lo?” tanya Aldo heran. “hah? Apanya yg knp?” kata
gue pura-pura bego. “ga usah boong
sama gue, ke pikiran omongan Bu Nia kan?” tebak Aldo, gue hanya mengangguk. “kl
lo berat blg ke ortu lo, gimana kl mama gue aja yg wakilin?” kata Aldo, gue
lgsg kaget. “gila lo, Bu Nia kan tau
ortu gue ntar kl di tanya gimana” kata gue jutek, sementara Aldo kembali
berpikir. Suasana hening kembali. “ya bilang aja ortu lo lg keluar negeri, lg
sibuk bgt, jd ga bisa dateng” kata Aldo memecah keheningan, sementara gue
berpikir, suasana hening kembali. “boleh jg, tp gue malu kl mama lo yg wakilin
gue, ntar mama lo mikir macem-macem lg” kata gue memecah keheningan sambil
tertunduk malu. “tenang, gue udh cerita banyak ke mama gue tentang lo” kata
Aldo sambil tersenyum. “iih gila lo
emang, udah ga usah, gue mw pulang aja” kata gue marah sambil ninggalin Aldo
sendirian. TO BE CONTINUE ya guys hehehehhe
selamat malam and keep up to date my blog hehehhe ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar