kali ini gue blh ga ngirimin cerbung (cerita bersambung gue)?? boleh lah ya hahahha
tp kl bagus JANGAN DI COPAS, blh di copas ASAL IZIN.. punya ETIKA kan?? hehehe
ok langsung aja x ya hahahahaha
Judulnya adalah " AKU, KAU, TUHAN, DAN SEBUAH CINTA"
maaf kalo ceritanya berunsur agama... sorry bgt.. gue lg pengen bikin cerita tentang itu... tp gue ga bermaksud menghina SARA kok hehehe :)
Pada suatu hari ada
sebuah cerita dimana ada seorang gadis yang hidupnya serba kacau, mulai dari
keluarganya yg broken home, kakaknya
seorang napi (Narapidana), dia sering
di panggil BP hingga suatu ketika dia jatuh hati pada seorang laki-laki yang
baik hati, hidupnya slalu memuji Tuhan, keluarganya seorang pendeta, dia ga
pernah terlibat night club
Taman Sekolah
“Liora” panggil seorang
cowok kepada gue. Oh iya sebelumnya kenalin, nama gue Liora Lestari Paramitha.
Gue ga secantik teman-teman gue, hidup gue kacau, kulit gue kusam, mata gue
sipit, pokoknya ga ada deh yg mau berteman sama gue kecuali tmn gue yg manggil
gue tadi, namanya Aldonia Alvino. “kenapa?” tanya gue sambil menoleh kearah
sumber suara, saat gue ngomong begitu Aldo langsung menghampiri gue. “lo di
panggil Bu Nia tuh” kata Aldo. Bu Nia adalah guru BP di sekolah gue, ga heran
anak-anak di sekolah gue melihat gue ke kantor guru karena hampir tiap saat gue
di panggil terus. “ngapain lg sih tuh guru manggil gue?” tanya gue sambil
memasang muka asem, sementara Aldo hanya mengangkat bahu
Ruang BP
“permisi” kata gue
sambil mengetuk pintu. “masuk” sahut Bu Nia. Saat itu juga gue masuk ke ruangan
tersebut dan langsung duduk. “ibu manggil
saya?” tanya gue. “iya” jawab Bu Nia saat itu suasana jd hening. “bsk tolong
bawa orangtuamu kesini” kata Bu Nia singkat, saat itu mata gue langsung melotot
tanda kaget. “orangtua? Ada apa ibu memanggil kedua orangtua saya? Saat ini kan
saya lg ga berbuat onar bu” protes
gue. “memang kamu ga berbuat onar tp saat ini ibu ingin bicarakan soal spp kamu,
udah brapa bulan ini kamu menunggaknya”
kata Bu Nia sambil menjelaskannya. “baiklah kl begitu bu, saya permisi keluar”
kata gue dengan berat hati sambil beranjak
dari kursi dan menuju keluar ruangan.
Lorong Sekolah
Gue lg duduk-duduk
sendirian, udah biasa buat gue sendirian, karena ga ada seorang pun ingin
berteman sama gue. Saat gue lg asik melamun tiba-tiba Aldo datang dan
menghampiri gue. “wooy, bengong aja, kenapa? tumben bgt lo ga slengean lagi” kata Aldo ke gue sambil
duduk di sebelah gue. “apaan sih lo? Gue lg ga mood” kata gue singkat. “gue kenal lo udah lama, ada masalah lg ya
sama Bu Nia?” tanya Aldo penasaran. Gue hanya menghela napas lalu menjawab
pertanyaan Aldo. “ga, tp Bu Nia bsk
ingin bertemu dgn orangtua gue, katanya sih mau ngomongin tentang spp gue yg
udh nunggak brp bulan ini” kata gue lesu. “orangtua? Bagaimana mungkin lo bisa
ngomong sama mereka sementara mereka sibuk sama kerjaan mereka masing-masing, kl
lo ajak ngobrol pasti ribut lg kan nanti?” tanya Aldo. “nah itu yg gue pikirin
dari td. Di satu sisi gue ga mau ngecewain Bu Nia, disisi lain gue males
ngedengar ortu gue ribut terus” kata gue sambil menghela napas, saat itu Aldo
ngerangkul bahu gue. Aldo ini anaknya baik, pengertian, hidupnya ga seperti
gue, tp entah knp dia ga pernah ngajak gue main kerumahnya. “do, gue main kermh
lo ya? Gue males pulang kermh suasananya ga enak” kata gue memelas, Aldo sempat
memikir lama tp akhirnya mengiyakan jg. “yaudah, pulang sekolah kita lgsg
kerumah gue ya” kata Aldo ramah sambil tersenyum kearah gue.. TO BE CONTINUE...gimana guys?? seru ga?? tunggu kelanjutan ceritanya ya hehe
selamat malam and keep smart :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar